BannerFans.com

Kamis, 28 Mei 2009

Profil Kab. KUBU RAYA

KRONOLOGIS PEMBENTUKAN KABUPATEN KUBU RAYA - KALIMANTAN BARAT

Secara historis, sebelum ditetapkan menjadi Daerah Tingkat II Pontianak, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1959 .....tentang Penetapan Undang-undang Nomor 3 Tahun 1953 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II se-Kalimantan, Wilayah Kabupaten Pontianak merupakan 3 (tiga) Daerah Pemerintahan Administratif Swapraja, yaitu :
Swapraja Mempawah dengan Ibukota Mempawah
Swapraja Landak Ibukotanya Ngabang
Swapraja Kubu dengan Ibukotanya Kubu.


a) Berdasarkan Kepeutusan Politik DPRD Kab. Pontianak No. 08/1998 tentang Menerima dan Menyetujui Pemekaran Kabupaten Daerah Tk.II Pontianak dalam rangka pembentukan Calon Kabupaten Daerah Tk.II Landak dan Calon Kabupaten Daerah Tk.II Kubu, maka sebagai tindak lanjut dari keputusan tersebut terbentuklah Kabupaten Landak melalui Undang-undang Nomor 55 Tahun 1999 landak, untuk Kabupaten Daerah Tingkat II Kubu belum mendapat persetujuan DPR RI.
b) Semakin berkembangnya aspirasi masyarakat dari wialayah selatan untuk melaksanakan Pemekaran Kabupaten Kubu Raya, ditindak lanjuti dengan Keputusan Bupati Pontianak No.154/2005 tanggal 1 juni 2005 tentang Pembentukan Tim Penelitian Pemekaran Kabupaten Pontianak
c) Surat Bupati Pontianak No.135/1137/Pem prihal Usul Persetujuan Pembetukan Kab. Kubu Raya
d) Keputusan DPRD Kab.Pontianak No.22/2005 tanggal 24 Oktober 2005 tentang Persetujuan Penetapan Nama Kabupaten Kubu Raya dan Letak Ibukota Kabupaten di Sungai Raya
e) Keputusan DPRD kabupaten Pontianak No.23/2005 tentang Persetujuan Kesanggupan Dukungan Dana dari Kabupaten Induk Selama 3 Tahun berturut-turut.
f) Surat Bupati Pontianak No.135/1251.A/Pem tanggal 27 Oktober 2005 prihal Pemekaran Kabupaten Pontianak
g) Surat Gubernur Kalimantan Barat No.125.1/3502/Pem tanggal 27 Desember 2005 prihal Usul Pemekaran Kabupaten Pontianak
h) Keputusan DPRD Propinsi Kalimantan Barat No.01/2006 tentang Persetujuan Terhadap Pemekaran Kabupaten Pontianak
i) Keputusan Gubernur Kalbar No.49/2006 tanggal 15-2-2006 tentang Pemberian Dukungan Dana Operasional bagi Penyelenggaraan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang akan dibentuk di Propinsi Kalimantan Barat
j) Pertemuan-pertemuan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan DPR RI baik yang dilaksanakan di DPR RI, Departemen Dalam Negeri maupun daerah dalam rangka membahas pembentukan Kabupaten Kubu Raya
k) Sidang Paripurna DPR RI tanggal 17 Juli 2007 ditetapkan pengesahan RUU tentang Pembentukan Kabupaten Kubu Raya Propinsi Kalimantan Barat
l) Pembentukan Kabupaten Kubu Raya kemudian disyahkan dengan UU Nomor 35 Tahun 2007 tanggal 10 Agustus 2007, yang kemudian dicatat dalam Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 101 dan Tambahan Lembaran Negara Nomor 4751.

II. GAMABARAN UMUM KABUPATEN KUBU RAYA

A.Wilayah dan Kependudukan

Secara historis Kabupaten Kubu Raya merupakan eks Daerah Pemerintahan Administratif Swapraja Kubu berdasarkan Undang-undang Nomor 27 Tahun 1959. Kabupaten Kubu Raya merupakan bagian dari Kabupaten Pontianak, yang terletak dibagian Selatan pada 108°35’-109°58’BT dan O°44’LU 1°01’LS, dan merupakan Wilayah Pantai.
Dari sisi administrasi Kabupaten Kubu Raya terdiri dari 9 kecamatan, 101 desa dan 370 dusun, dengan luas keseluruhan 6.985,20 Km², dengan rincian sebagai berikut :
1. Kecamatan Batu Ampar terdiri dari 14 desa, 50 dusun dan luas Wilayah 2.002 Km².
2. Kecamatan Terentang terdiri dari 9 desa, 24 dusun dan luas wilayah 786,40 Km².
3. Kecamatan Kubu terdiri dari 18 desa, 65 dusun dan luas wilayah 1.211,60 Km².
4. Kecamatan Teluk Pakedai terdiri dari 14 desa, 46 dusun dan luas wilayah 291.90 Km².
5. Kecamatan Sungai Kakap terdiri dari 12 desa, 48 dusun dan luas wilayah 453.13 Km².
6. Kecamatan Rasau Jaya terdiri dari 5 desa, 21 dusun dan luas wilayah 11.07 Km².
7. Kecamatan Sungai Raya terdiri dari 12 desa, 47 dusun dan luas wilayah 929.30 Km².
8. Kecamatan Sungai Ambawang terdiri dari 12 desa, 48 dusun dan luas wilayah 726.10 Km².
9. Kecamatan Kuala Mandor B terdiri dari 5 desa, 21 dusun dan luas wilayah 473.00 Km².

Kabupaten Kubu Raya mempunyai batas-batas wilayah sebagai berikut :
• Sebelah Utara dengan Kabupaten Pontianak (Kecamatan Siantan) dan Kota Pontianak.
• Sebelah Timur dengan Kabupaten Landak (Kecamatan Ngabang) dan Kabupaten Sanggau (Kecamatan Tayan Hilir)
• Sebelah Selatan dengan Kabupaten Ketapang (Kecamatan Pulau Maya Karimata)
• Sebelah Barat dengan Laut Natuna.

Kabupaten Kubu Raya berbatasan langsung dengan Ibukota Propinsi Kalimantan Barat
Penduduk Kabuapaten Kubu Raya tahun 2006 menurut data dari BPS Kabupaten Pontianak, berjumlah 480.938 jiwa, sehingga rata-rata kepadatan penduduk adalah 68.85/Km².

B. SARANA DAN PRASARANA

Kondisi sarana dan prasarana Kabupaten Kubu Raya masih relatif tertinggi mengingat sebagian besar terdiri dari wilayah pantai dan perairan, kecuali Kecamatan Sungai Raya yang berada dekat dengan Ibukota Propinsi Kalimantan Barat. Panjang jalan raya yang menghubungkan kecamatan-kecamatan di Kabupaten ini baru mencapai 1.181 Km².
Jarak rata-rata dari masing-masing Ibukota kecamatan ke Ibukota kabpaten adalah sekitar 15 Km, kecuali Kecamatan Batu Ampar, Kubu dan kecamatan Terentang berjarak cukup jauh, karena belum tersedia sarana prasarana darat yang memadai. Dari Ibukota Kecamatan Batu Ampar ke Ibukota Kabupaten hannya bisa ditempuh melalui jalan air.
Untuk meunjang perekonomian masyarakat terdapat 8 unit Bank, 143 Unit Lembaga Keuangan Bukan Bank, 21 unit pertokoan, 13 unit pasar, dan 9 unit kantor pos yang tersebar di 9 kecamatan. Selain itu terdapat 6 unit hotel, 65 unit restoran/rumah makan, serta 6 lokasi objek wisata alam dan objek wisata bersejarah.
Jumlah fasilitas kesehatan dan tenaga medis di wilayah Kabupaten Kubu Raya dari waktu ke waktu semakin sangat diperlukan keberadaannya, terlebih-lebih dengan komposisi penduduk yang terbilang cukup besar yang berbasis pada sektor pedesaan, dimana tingkat pemahaman penduduk akan pentingnya kebersihan lingkungan sanitasi relatif cukup rendah. Berdasarkan hasil pendataan dilapangan bahwa jumlah fasilitas kesehatan pada Kabupaten Kubu Raya berjumlah 18 buah, sedangkan untuk tenaga medis yang tersedia berjumlah 139 orang.
Untuk mendukung pembangunan disektor pendidikan, di Kabupaten Kubu Raya telah tersedia 398 unit Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah, 94 unit Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama / Madrasah Tsanawiyah, dan 36 Sekolah Lanjutan Tingkat Atas / Madrasah Aliyah baik swasta maupun negeri, namun belum terdapat Perguruan Tinggi.
Ketersediaan sarana dan prasarana antara lain dapat ditunjukkan rasio gedung yang ada terhadap kebutuhan minimal gedung pemerintahan serta lahan yang tersdia terhadap kebutuhan minimal untuk sarana/prasarana pemerintahan. Jumlah gedung yang tersedia 150 buah sedangkan kebutuhan minimal gedung sebanyak 186 buah, Luas keseluruhan lahan saat ini yang tersedia pada Kabupaten Kubu Raya adalah 323 Ha, sedangkan luas lahan yang dibutuhkan adalah 423 Ha.

C. SOSIAL BUDAYA DAN POLITIK

Klasifikasi sosial politik dapat ditunjukkan melalui indikator partisipasi masyarakat dalam berpolitik terutama penduduk yang ikut Pemilihan Umum (Pemilu) terhadap penduduk yang mempunyai hak pilih serta keberadaan organisasi kemasyarakatan yang ada. Jumlah Pemilih keseluruhan pada Kabupaten Kubu Raya sebanyak 289.449 pemilih yang terdiri dari 4 (empat) Daerah Pemilihan. Daerah Pemilihan Pontianak I terdiri dari Kecamatan Batu Ampar, Kubu dan terentang. Daerah Pemilihan Pontianak II meliputi kecamatan Terentang, Sungai Kakap dan Rasau Jaya. Daerah Pemilihan Pontianak III meliputi Kecamatan Sungai Raya dan Daerah Pemilihan Pontianak IV terdiri dari Kecamatan Sungai Ambawang dan Kuala Mandor B.
Organisasi kemasyaratan yang ada di Wilayah calon Kabupaten Kubu Raya antara lain terdiri dari organisasi Kepemudaan, LSM serta Majlis Taklim. Keberadaan organisasi kemasyarakatan di Wilayah calon Kabupaten Kubu Raya berjumlah 116 organisasi.
Sosial Budaya merupakan cerminan yang berkaitan dengan struktur sosial dan pola budaya masyarakat, kondisi sosial budaya masyarakat, diantaranya dapat diukur dari tempat peribadatan, tempat/kegiatan institusi sosial dan bdaya serta sarana olah raga. Sarana peribadatan di Kabupaten Kubu Raya terdiri dari Masjid, Gereja, Vihara/Klenteteng dan pura, secara keseluruhan berjumlah 1.200 buah. Selain itu terdapat 184 fasilitas olah raga, 8 buah panti sosial, 3 buah tempat pertunjukan seni.

D. PEREKONOMIAN

Sebagian besar penduduk Kabupaten Kubu Raya bekerja disektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, dan industri dengan jumlah sekitar 178.228 orang dan 3.146 orang bekerja sebagai PNS.
Menurut data statistik tahun 2006, potensi perekonomian di Kabupaten Kubu Raya antara lain : Padi dengan luas panen 40.323 Ha dan jumlah produksi 132.419 ton, plawija dengan jumlah produksi terdiri dari jagung 1.468 ton/Ha, Kacang Kedelai 709 ton/Ha, Ubi Kayu7.996 ton/Ha, Ubi Jalar 5.055 ton/Ha, Kacang Tanah 6.667 ton/Ha, Kacang Hijau 0.437 ton/Ha. Dari hasil perkebunan : Produksi Kelapa dalam 29.964 ton dengan luas lahan 34.040 ha, Kelapa Hiprida 3.358 ton dengan luas lahan 7.590 ha, Karet 11.791 ton dengan luas lahan 30.441 ha, Kopi 1.006 ton dengan luas lahan 6.170 ha, lada 32 ton dengan luas lahan 290 ha, kakao 80 ton dengan luas lahan 534 ha, pinang 634 ton dengan luas lahan 551 ha, serta kelapa sawit dengan luas lahan 18.041 ha, produksinya sebesar 49.245 ton.
Produksi peternakan antara lain sapi 185.600 kg, kerbau 3.030 kg, babi 33.640 kg, Ayam buras 1.026,02 tok, Ayam ras pedaging 2.039,36 ton. Da itik 15.81 ton. Produksi perikanan terdiri atas ikan laut 10.753.8 ton dengan nilai produksi Rp 77.052.359.000,00. dan ikan perairan umum sebesar 255.5 ton dengan nilai produksi Rp 3.283.681.800,00,
Potensi pertambangan dan bahan galian di Kabupaten Kubu Raya antara lain : Produksi Pasir 480.074.55 M3, Tanah Uruk 40.199.40 M3 dan produksi Batu sebanyak 10.347.09 M3 serta bahan tambang lainnya seperti Batu Granit, Pasir Sungai, Gambut, Andesit, dan Gas Metan.

E. POTENSI DAERAH

Potensi Daerah merupakan cerminan tersedianya sumber daya yang dapat dimanfaatkan dan memberikan sumbangan terhadap penerimaan daerah dan kesejahtraan masyarakat. Kegiatan perdagangan diwilayah calon Kabupaten Kubu Raya menunjukkan perkembangan yang pesat. Hal tersebut ditandai adanya kegiatan industri pengolahan kayu yang terdapat disebagian wilayah calon tersebut. Adanya kegiatan industri pengolahan kayu, mendorong timbulnya pusat-pusat perdagangan, yang berimplikasi kepada pemenuhan berbagai macam kebutuhan masyarakat diantaranya tersedianya pasar dengan berbagai ragam barang kebutuhan.
Potensi Daerah Kabupaten Kubu Raya yang sedang dan akan dikembangkan antara lain dibidang infrastruktur yaitu peningkatan jalan Trans Kalimantan (Kecamatan Sungai Ambawang, Tayan), pembangunan jalan, perluasan Bandara Supadio, pembangunan Jalan Lingkar supadio.
Dibidang perekonomian antara lain pengembangan sentra tanaman padi, jagung dan tebu melalui program “KUAT” (Kawasan Usaha Agribisnis Terpadu) dalam mendukung kawasan tramsmigrasi mandiri (KTM), Pengembangan Kawasan Transmigrasi mandiri atau kota terpadu mandiri (KTM) Rasu Jaya dan Terentang, Rasau Jaya Komplek: 30.000 Ha (Jagung). Kakap Komplek: 16.000 Ha (Padi). Sungai Raya Komplek: 20 Ha (Jagung). Pabrik Karet (Kecamatan Sungai Ambawang) Pengembangan Desa Mandiri Pangan (Kecamatan Terentang), Peremajaan Kelapa, Peremajaan Sagu, Penanaman Pisang, Peningkatan Produksi perkebunan Kelapa Sawit, Rehabilitasi Hutan Rakyat dan Reboisasi. Pengembangan budi Daya ikan air tawar di Kecamatan Sungai Raya, Terentang, Rasau Jaya, Kubu , Teluk Pakedai, Sungai Ambawang dan Kecamatan Kuala Mandor B.
Dibidang perikanan dan kelautan antara lain pengembangan budi daya ikan payau (Kerapu, udang, udang Venamme danWindu) di Kecamatan Batu Ampar, Teluk Pakedai dan Kecamtan Sungai Kakap. Pengembangan tambak rakyat di Kecamatan Sungai Kakap, Teluk Pakedai, Kubu dan Kecamatan Batu Ampar; penguatan armada tangkap dan teknologi; piningkatan sarana prasarana TPI dan PPI; penataan pumukima nelayan; pengembangn sumber daya perikanan dan kelembagaan (SPDN untuk nelayan, kedai pesisir, Pondok Wisata Bahari dan penguatan moda; serta pemberdayaan masyarakat pulau-pulau kecil.
Dibidang kesehatan dan pendidikan antara lain peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, peningkatan pelayanan fasilitas Puskesmas, puskesmas membantu dan polindes (Puskesmas kecamatan Kubu dan Kecamatan Sungai Kakap) penambahan tenaga medis dan para medis, penambahan jumlah tenaga pendidikan, rehabilitas/pembangunan sekolah dasar, SLTP dan SMU; serta perbaikan / pengadaan sarana belajar (Perpustakaan, media pembelajran, Lab Bahasa/IPA/Matematika/alat peraga dan lain-lain).
Promusi dan pengembangan wisata bahari (Mangrove) di Kecamatan Teluk Pakedai, Sungai Kakap, Kubu dan Kecamatan Batu Ampar.


III. PENUTUP

Dengan terbentuknya Kabupaten Kubu Raya sebagai pemekaran dari Kabipaten Pontianak, maka kedepan diharapkan terjadi peningkatan pelayanan kepada masyarakat, sehingga percepatan pembangunan juga dapat terlaksana, yang pada akhirnya berujung pada peningkatan kesejahtaraan masyarakat.
Profil singkat Kabupaten Kubu Raya ini diharapkan dapat memberi gambaran kepada pemangku kepentingan serta pemerhati, terutama terkait dengan kondisi daerah pda saat ini dan potensi yang ada untuk menjadi bahan masukan dalam membangun daerah. Potensi tersebut tentu tetap akan menjadi potensi bila tidak disentuh dengan program-program yang baik dan nyata, untuk itu masing-masing pihak diharapkan mengambil peran sesuai kapasitas dan fungsi masing-masing, bersatu padu dalam irama yang harmonis dengan satu tujuan yaitu membangun daerah, dalam upaya mensejajarkan daerah ini dengan daerah-daerah lain yang sudah terlebih dahulu maju secara rasional. Semoga Tuhan memberkati langkah dan upaya-upaya kita bersama.


sumber : Forum Kalimantan Barat Read more...

Selasa, 26 Mei 2009

Rapat Koordinasi Pengurus DPC (Dalam Foto)

Ada "terminologi" baru diperkenalkan Presiden SBY di tahun 2007 lalu : Desa Mandiri Energi. Ini bukan sekadar untuk menambah istilah baru dalam khasanah pedesaan kita. Desa Mandiri Energi adalah program baru yang dicanangkan Presiden SBY menyusul krisis energi dunia Indonesia tak terkecuali. belakangan ini. Dikutip dari Presidensby.info


Berikut Foto-Foto Kegiatan DPC Sekoci

Image Hosted by ImageShack.us



Image Hosted by ImageShack.us


Image Hosted by ImageShack.us


Image Hosted by ImageShack.us

Image Hosted by ImageShack.us

Image Hosted by ImageShack.us

Image Hosted by ImageShack.us

Image Hosted by ImageShack.us

Image Hosted by ImageShack.us

Image Hosted by ImageShack.us

Image Hosted by ImageShack.us
Image Hosted by ImageShack.us

Image Hosted by ImageShack.us

Image Hosted by ImageShack.us

Image Hosted by ImageShack.us

Image Hosted by ImageShack.us

Image Hosted by ImageShack.us


Keterangan :

Foto-Foto Rapat Koordinasi Penetapan Susunan Pengurus DPC LSM Sekoci Indoratu Kab. Kubu Raya.

Rapat Koordinasi Penguros DPC LSM Sekoci Indoratu dalam rangke pembentukan panitia pelaksanaan acare syukoran penempatan secretariat DPC LSM Sekoci Indoratu Kab. Kubu Raye, serta Kumpul-kumpul dalam rangke syukoran secretariat baru.

(Doc. LSM Sekoci Indodaru Kab. Kubu Raya)

Read more...

LSM. SEKOCI INDORATU Kab.KubuRaya - KALBAR

SUSUNAN DEWAN PENGURUS CABANG (DPC)
LSM. SEKOCI INDORATU KABUPATEN KUBU RAYA



DEWAN PENASEHAT : Abdul Kahar
Surya Atmadi
Hudsyahrial, SH
H.M Azmi

I. KETUA : Sunaryo
WAKIL KETUA I : Mursyid
WAKIL KETUA II : Darmawan


II. SEKRETARIS : Hasbullah
WAKIL SEKRETARIS I : Hartati, ST
WAKIL SEKRETARIS II : Supardi Yahya


III. BENDAHARA : A. Latif Abdullah
WAKIL BENDAHARA I : Ahmad Jamani


IV. BIDANG EKUIN : Azhari
WAKIL BIDANG EKUIN : Heri Asbian , S.Sos
ANGGOTA : Subairi
Abdul Muis


V. BIDANG POLHUKAM : Syf. Elya, SH
WAKIL BID. POLHUKAM : Nurliansyah, SH
Amran


VI. BIDANG KESRA : Asmadi
WAKIL BIDANG KESRA I : Fariyanto
ANGGOTA : Zainal Arifin
Ade Novi Maruli Siregar, SE
Achmad Ali
A. Satar Usman
Anton Zukhrial
Read more...

TRANSKRIPSI Pidato Politik Acara Deklarasi Capres-Cawapres untuk Pilpres 2009

PIDATO POLITIK DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
DEKLARASI CALON PRESIDEN DAN CALON WAKIL PRESIDEN
PERIODE 2009 – 2014
SASANA BUDAYA GANESHA
BANDUNG, 15 MEI 2009

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh.
Salam sejahtera untuk kita semua.

Hadirin yang saya muliakan,
Saudara-saudara se-bangsa dan se-tanah air yang saya cintai dimanapun Saudara berada,
Alhamdulillah, malam ini, kita berada di kota yang bersejarah, untuk mengukir sejarah baru. Kita berada di Bandung, kota pendidikan, kota kemajuan dan kota peradaban. Kita berada di Bandung pada malam hari ini, untuk membulatkan tekad kita, bersama-sama melanjutkan pembangunan bangsa menuju hari esok yang lebih baik. Semoga tekad kita bersama mendapatkan ridho Allah SWT.

Saudara-saudara,
Lima tahun yang lalu, saya, SBY, anak keluarga TNI yang sederhana dari Pacitan, bertekad untuk meningkatkan bakti saya kepada bangsa dan negara. Alhamdulillah, Allah SWT meridhoi dan rakyat memberikan mandat dalam Pemilihan Presiden Tahun 2004, yang pertama kali dilaksanakan secara langsung oleh rakyat.

Lima tahun yang lalu, dalam pidato deklarasi seperti malam ini, saya bertekad untuk bersama-sama seluruh rakyat Indonesia melakukan perubahan, agar Indonesia yang kita cintai bersama menjadi lebih aman dan lebih damai, Indonesia menjadi lebih adil dan lebih demokratis, serta Indonesia menjadi lebih sejahtera.

Alhamdulillah, di tengah badai, cobaan dan rintangan, mulai dari bencana tsunami dan gempa bumi, krisis minyak dunia, krisis pangan dunia, dan bahkan krisis keuangan serta resesi perekonomian global, kita telah mencapai banyak hal dalam pembangunan kita, meskipun masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan di waktu yang akan datang.

Hadirin yang saya muliakan,
Saudara-saudara se-bangsa dan se-tanah air,
Tidakkah kita bersyukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, stabilitas politik dan keamanan di seluruh negeri semakin baik, hukum dan keadilan semakin tegak, dan korupsi terus kita berantas tanpa pandang bulu. Ekonomi makin kuat dan terus tumbuh, disertai peningkatan pendapatan rakyat. Kesejahteraan rakyat semakin meningkat, termasuk peningkatan pendidikan-pendidikan, kesehatan dan swasembada pangan. Demokrasi makin berkembang, hak-hak azasi manusia makin dilindungi. Citra dan kehormatan Indonesia di luar negeri makin dihormati. Dan peran kita dalam percaturan global makin luas dan konstruktif.

Atas semuanya itu, disamping rasa syukur yang tentu kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh rakyat Indonesia atas dukungan kepada saya dalam menjalankan tugas sebagai Presiden Republik Indonesia.

Saudara-saudara,
Namun, tugas kita belum selesai. Disamping masih banyak yang harus kita perbaiki dan kita tingkatkan, jangan sampai apa yang telah kita raih tidak berlanjut, apalagi mundur kembali. Kita ingin landasan yang telah kita bangun lima tahun terakhir ini dapat terus diperkokoh, agar Indonesia bisa lebih maju lagi.

Kita juga ingin, pemerintahan yang makin bersih dan pemberantasan korupsi yang makin nyata hasilnya, tidak terhenti, sehingga korupsi menjadi merajalela lagi. Dan, mengatasi krisis perekonomian global belakangan ini, yang --alhamdulillah-- dunia memberikan penilaian kepada Indonesia sebagai negara yang mampu mengatasi krisis ini. Jangan sampai upaya itu terhenti, akhirnya negara kita terjatuh dalam krisis sebagaimana yang kita alami di waktu yang lalu.

Atas kesadaran dan panggilan tugas itu semua, saya bersama Saudara Prof. DR. Boediono, jika Allah meridhoi dan rakyat memberikan mandatnya kembali, kami bertekad untuk melanjutkan dan menuntaskan tugas dan pengabdian kami pada tahun 2009-2014. Terima kasih. Yang insya Allah akan menjadi masa bakti terakhir kami dalam pemerintahan.

Hadirin yang saya hormati,
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang saya cintai,
Tugas lima tahun mendatang adalah tugas yang amat berat di tengah krisis perekonomian dunia yang belum usai. Oleh karena itu, kami tidak akan banyak berjanji. Mengapa? Situasi yang kita hadapi tidak mudah, persoalan bangsa pun semakin kompleks. Rakyat di seluruh tanah air tentunya juga mengetahui bahwa pemerintahan yang saya pimpin telah dan terus bekerja, menghasilkan sesuatu yang nyata dan bukan hanya wacana.

Rakyat juga tahu bahwa pemerintahan yang saya pimpin telah memberikan bukti, di tengah ujian dan cobaan, yang bukti dan bukan lagi janji. Saya pun, jika insya Allah terpilih kembali, akan terus bekerja dan bekerja. Saya akan terus menggunakan hati dan pikiran saya untuk tetap sabar, tegar dan berikhtiar, menghadapi segala persoalan, termasuk berbagai cercaan dan bahkan hinaan.

Saya akan tetap konsisten untuk terus berpikir dan bertindak tepat dan rasional. Karena semua persoalan bangsa dan negara yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT. Kepada pejabat, dan kepada pemimpin mendatang, haruslah tetap konstitusional, serta sesuai Undang-Undang, sistem dan aturan yang berlaku. Tidak boleh gegabah dan berpikir untung-untungan, apalagi disertai konflik kepentingan, baik politik, bisnis, maupun hubungan pribadi yang lain. Insya Allah, mudah-mudahan, kita memegang amanah serta tidak akan pernah silau pada harta maupun godaan kebendaan lainnya. Namun demikian, saya tetap seorang manusia, saya bukan superman.

Dengan bantuan rakyat insya Allah, saya bisa melakukan banyak hal. Namun tidak mungkin saya dapat melakukan semua hal, apalagi ketika hanya Allah SWT yang memiliki kekuasaan dan kebesaran untuk melakukan segalanya.

Saudara-saudara,
Hadirin yang saya muliakan,
Mengapa saya memilih Prof. DR. Boediono? Saya telah bekerja sama selama hampir 10 tahun, termasuk ketika Pak Boediono menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di kabinet yang saya pimpin. Saya menilai Pak Boediono adalah seorang muslim yang lurus, jujur, sederhana, konsisten dan toleran. Seorang teknokrat dan ekonom yang cerdas, ulet, keras dalam bekerja dan bertanggung jawab. Seorang Koordinator Menteri yang berpikir utuh, loyal, cermat, tidak grusa grusu, dan jauh dari keinginan untuk mencari muka. Di atas segalanya, di dalam mengemban tugas, Pak Boediono tidak memiliki konflik kepentingan, baik itu kepentingan bisnis, ataupun motivasi politik yang lain.

Dengan integritas kepribadian, kemampuan dan sifatnya yang suka bekerja keras, saya yakin, dengan ridho Allah SWT, Saudara Boediono, jika kami berhasil dalam Pemilihan Presiden Tahun 2009 ini, akan mampu dan tepat mendampingi saya, untuk melanjutkan tugas-tugas kenegaraan dan Pemerintahan lima tahun mendatang. Beliau akan mampu membantu saya untuk mengatasi krisis perekonomian, dan selanjutnya membantu meningkatkan perekonomian nasional dan kesejahteraan rakyat. Dan beliau juga akan mampu membangun Pemerintahan yang bersih, responsif, bebas korupsi dan bertanggung jawab.

Kepada partai-partai politik yang terus bersama untuk membangun koalisi ke depan, marilah kita bangun Pemerintahan, Kabinet Presidential bersama-sama, yang efektif dan kredibel. Tugas dan kewajiban Pemerintah adalah untuk rakyat, bekerja untuk rakyat dan menjalankan program-program pro rakyat. Tugas yang amat berat, namun mulia.

Pada hakikatnya, kabinet Pemerintahan adalah forum untuk bekerja dan bukan forum untuk berpolitik sendiri-sendiri. Marilah kita bekerja dan berjuang sekuat sekuat tenaga, sesuai janji kita semua kepada rakyat, untuk membangun Indonesia yang lebih aman, lebih adil, lebih demokratis dan lebih sejahtera.

Akhirnya, di hadapan seluruh rakyat Indonesia, kami berdua memohon doa dan restu serta dukungan, agar dengan ridho Allah SWT, kami, SBY-Berbudi, dapat berhasil dalam Pemilihan Presiden Tahun 2009 nanti. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, selalu membimbing perjalanan bangsa ini menuju hari esok yang lebih baik.

Sekian,
Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarrakatuh.
Read more...

BannerFans.com
BannerFans.com
 
BannerFans.com
BannerFans.com
BannerFans.com